obat kuat
Headlines News :
    ladyfem
    majakani

    Resep mengobati Impoten

    Resep mengobati Impoten
    Resep mengobati Impoten. Hal yang memalukan jika seorang istri mengeluhkan karena kekurangan suaminya. Impoten disebut juga lemah syahwat, adalah penyakit yang paling ditakuti para pria. Penderita sangat tersiksa lahir batin, kebutuhan biologisnya tidak dapat terpenuhi, karena alat vital satu-satunya loyo dan tidak berfungsi lagi.

    Penderitaan tidak berhenti di sini, penyakit ini dapat mengancam keutuhan rumah tangga dan memicu terjadinya perselingkuhan.

    Penyebab penyakit ini antara lain :

    Gangguan psikis, rasa takut berkepanjangan, rasa rendah diri, banyak onani, kecelakaan, kencing manis, kurang vitamin B1 dan usia lanjut.

    Gejala Impotensi :
    1. Alat vital lemas dan tidak dapat ereksi
    2. Patah semangat dan rendah diri
    3. Tidak bergairah dan tidak acuh terhadap wanita
    4. Badan selalu lemas dan lesu
    Bahan :
    1. Adas (Foeniculum vulgare)  10 gr
    2. Pulosari (Alyxia stellata)  25 gr
    3. Merica (Piper ningrum)  20 gr
    4. Bawang putih (Allium sativum)  10 gr
    5. Kunyit (Curcuma domestica)  5 gr
    6. Madu murni  10 gr
    7. Telur ayam kampung  2 butir
    Cara Membuat :
    1. Adas, pulosari, merica, bawang putih dan kunyit ditumbuk halus menjadi satu, diberi air panas, diperas dan disaring.
    2. Telur ayam diambil kuningnya, masukkan kedalam gelas yang berisi ramuan di atas. 
    3. Tambahkan madu. Kemudian aduk hingga rata.
    Cara Penggunaan :
    1. Diminum sekaligus 2-3 jam setelah makan malam.
    2. Lakukan rutin, secara berturut-turut selama 1 bulan, maka Insyaallah hasilnya akan menakjubkan.

    Resep mengeraskan penis lembek

    Resep mengeraskan  penis lembek
    Resep mengeraskan  penis lembek. Penis adalah senjata paling pital, sehingga tak terbayang kalau penis lembek dan tidak tahan lama. Oleh karena itu Ramuan ini sangat berguna untuk menguatkan penis supaya lebih keras atau meningkatkan kualitas ereksi kaum pria sehingga dapat memberikan kenikmatan maksimal bagi pasangannya.

    Resepnya adalah sebagia berikut :

    Bahan :
    1. Lada Hitam  8 gr kering
    2. Kencur  8 gram kering atau 20 gram segar
    3. Tapak liman  10 gr kering atau 30 gr segar
    4. Barucina  10 gr kering atau 30 gr segar
    5. Madu  2 sendok makan
    6. Kuning telur ayam kampong _____ 1 butir
    Cara Pembuatan :

    1. Kencur dikupas, dimemarkan, dicuci dengan bahan yang lain (kecuali madu dan telur) sampai bersih lalu direbus dengan 1 liter air hingga air rebusannya btersisa setengahnya, lalu angkat. 
    2. Setelah dingin disaring, dibagi menjadi tiga bagian.

    Cara Penggunaan :

    1. Diminum pagi, siang dan sore. 
    2. Sebelum diminum campurkan madu dan kuning telur dan diaduk rata.

    Sumber : Obat Tradisional untuk Pasangan Suami Istri, oleh : Hardi Sunanto & Sri Kuncoro S.Sos.

    Manfaat Dan Khasiat Daun Dewa

    Manfaat Dan Khasiat Daun Dewa. Daun Dewa mempunyai nama latin (Gynura divaricata), orang China menyebutnya Samsit. Tinggi tanaman ini sekitar 30-40 cm, merupakan tumbuhan tegak, batang daun pendek lunak berbentuk segi lima, dengan penampang berbentuk lonjong dan berambut pada sisi luar.

    Daun Dewa memiliki panjang 20 cm, lebar 10 cm, dengan tangkai pendek, bulat lonjong berdaging, berbulu halus, ujung daunnya lancip, bertoreh pada tepi daun serta warna hijau keunguan. Daun dewa juga memiliki bunga majemuk yang tumbuh di ujung batang, berkelopak hijau berbentuk cawan, dan benang sari berwarna kuning berbentuk jarum..

    Bunganya nampak di ujung batang. sebelum saat mekar, bunganya serupa kancing, serta berupa layaknya himpunan benang sari berwarna kuning cerah sesudah mekar. mahkota bunga berwarna kuning dengan ujung merah kecokelatan. dari bunga, umumnya segera rontok, tidak pernah jadi buah. jikalau lalu berbuah, memiliki bentuk lonjong dengan diameter 4-5 mm. yang tidak kalah menarik merupakan akarnya yang membentuk umbi dengan panjang lebih kurang 5-8 cm. ukuran penampang pada 3-5 cm. kulit umbi berwarna keabu-abuan, namun daging umbinya terlihat bening sampai keruh.

    Tanaman ini terhitung tanaman semak tahunan serta mempunyai lebih dari satu nama tempat. di jateng, ia disebut sambung nyawa ( jateng ). orang cina menyebutnya san qi cao. mengingat orang-orang cina pada akrab dengan daun dewa, jadi tanaman ini juga dinamakan beluntas cina. beluntas merupakan tanaman yang sekerabat dengan daun dewa.

    Ciri-ciri Daun Dewa
    Batang muda daun dewa berwarna hijau dengan alur memanjang warna tengguli, bila agak tua bercabang banyak. Daun tunggal, mempunyai tangkai, bentuk bulat telur sampai bulat memanjang. Daun banyak berkumpul di bawah, agak jarang pada ujung batang, letak berseling. Kedua permukaan daun berambut lembut, warna putih. Warna permukaan daun hijau tua, bagian bawah berwarna hijau muda. Bunga terletak di ujung batang, warna kuning berbentuk bonggol (kepala bunga). Mempunyai umbi berwarna ke abu-abuan.

    Kandungan Kimia Daun Dewa : Saponin, Minyak Atsiri, Flavonoid
    Sifat Kimiawi dan Efek farmakologis : Netral, rasanya khas, antikoagulan, mencegah pembekuan darah, stimulasi sirkulasi, menghantikan perdarahan.

    Khasiat Daun Dewa
    Manfaat dari tanaman Daun Dewa memang luar biasa dapat mengobati macam – macam penyakit, antara lain :
    1. Analgesik (meredakan rasa nyeri)
    2. Anti Inflamasi (anti radang)
    3. Sebagai antikoagulan,
    4. mencairkan bekuan darah akibat pembengkakan
    5. obat untuk menghentikan pendarahan.
    6. menghilangkan panas,
    7. membersihkan racun.
    8. mengobati luka memar karena terpukul,
    9. penyempitan pembuluh darah,
    10. jantung koroner,
    11. stroke,
    12. infeksi kerongkongan,
    13. gigitan binatang berbisa,
    14. pendarahan setelah melahirkan,
    15. kejang pada anak,
    16. kolesterol tinggi,
    17. Mengobati kanker payudara pada wanita
    18. melancarkan sirkulasi darah.
    19. obat menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi).
    20. obat pereda rasa nyeri.
    21. obat anti radang
    22. obat meluruhkan kencing.
    23. obat penurun panas.
    24. obat kencing manis atau diabetes mellitus
    25. obat pembersih racun dalam tubuh.
    26. Sebagai obat pencegah kanker
    27. Membantu meluruhkan urine
    28. Mengobati luka bengkak akibat pukulan
    29. Mengobati haid yang tidak lancar
    30. Melancarkan peredaran darah
    31. Menghentikan pendarahan pada mimisan, batuk darah, dan muntah darah
    32. Mengobati luka bakar
    33. Penghambat pertumbuhan tumor
    34. Membantu menurunkan kolesterol
    35. Membantu menyembuhkan penyakit TBC
    36. Menghambat pertumbuhan Kista pada rahim wanita
    37. Mengobati pendarahan pasca melahirkan normal
    38. Mengobati tulang patah
    39. Digigit binatang berbisa
    40. Mengobati pembengkakan pada payudara
    41. Mengobati Reumatik ( persendian )
    42. Mengobati penyakit batu ginjal, Batuk sinusitis, Radang tenggorokan dll

    Kegunaan Daun dan Umbi Daun Dewa
    1. Daun : Penyembuhan luka terpukul, melancarkan sirkulasi, menghentikan perdarahan (Batuk darah, muntah darah, mimisan), pembengkakan payudara, infeksi kerongkongan, tidak datang haid, digigit binatang berbisa.
    2. Umbi : Menghilangkan bekuan darah (haematom) pembengkakan, tulang patah (Fraktur),luka terpukul, megobati masuk angin dan perdarahan sehabis melahirkan.

    Pengolahan obat yang berasal dari daun dewa, bisa dengan daun segar yang disajikan langsung ataupun dalam bentuk ekstrak, yaitu daun disterilkan dan dikeringkan. Setelah benar-benar kering, daun digiling hingga menjadi tepung atau simplisia. Kemudian tepung disaring agar halus rata, lalu siap dimasukkan dalam kapsul.

    Menurut Dr Setiawan Dalimartha dan Hadi dari Atlas Tumbuhan Obat Indonesia, bahwa bukan hanya daunnya yang bermanfaat, juga umbinya dapat menghilangkan pembekuan darah di pembuluh darah, sehingga memungkinkan sebagai obat stroke dan jantung koroner. Selain itu umbinya berkhasiat untuk mengatasi bengkak karena memar, tulang patah, perdarahan sehabis melahirkan, dan sakit jantung.

    Prof Hembing, dalam paparannya di televisi, memasukkan daun dewa sebagai obat kanker/tumor selain temu putih. Menurutnya, daun dewa juga bisa untuk mengobati kesemutan, liver berlemak dan asam urat.

    Empat mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pernah mengadakan penelitian pada tahun 2003. Hasilnya, ekstrak daun dewa terbukti dapat menghambat pertumbuhan tumor dan sel kanker.

    Idealnya daun dewa untuk kesehatan :
    1. Untuk menjaga kesehatan di lalap mentah 3 lembar/hari.
    2. Untuk mengobati penyakit di lalap mentah 7 lembar/hari, bila dimasak cukup 11 lembar daun dewa setiap hari. 
    Cara pemanfaatannya, antara lain :

    1. Daunnya ditumbuk, diperas lalu airnya diminum untuk sakit panas dan kejang pada anak.
    2. Daun dewa dengan berat sekitar 15 gram, rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa separonya. Setelah dingin, dibagi untuk 3 kali minum, yaitu pagi, siang dan sore, masing-masing 1/2 gelas, untuk perdarahan pada perempuan, batuk/muntah darah, dan payudara bengkak, kolesterol tinggi, hipertensi, mencegah tumor, mengobati kencing manis.
    3. Untuk pengobatan luar, daun segar atau umbi segar digiling halus lalu tempelkan ke bagian tubuh yang sakit, seperti pembengkakan payudara, memar, bengkak akibat tulang patah, wasir, digigit hewan berbisa, luka bakar, tersiram air panas, luka berdarah, bisul, koreng, radang kulit bernanah, borok di kaki, cantengan dan kutil.
    4. Umbinya seberat 15 gram di tumbuk ditambah air dan diperas, air perasannya di minum setiap hari, untuk penyakit : batu kandung kemih, menghilangkan bekuan darah di pembuluh darah, tumor, sakit jantung, stroke, infeksi kerongkongan, terlambat datang bulan.
    Tanaman daun dewa mengandung berbagai unsur kimia, antara lain saponin, flavonoid, minyak atsiri, dan antikoagulan. Efek farmakologis daun dewa adalah antikoagulan (koagulan=zat yang mempermudah dan mempercepat pembekuan darah), mencairkan bekuan darah, stimulasi sirkulasi, menghentikan perdarahan, menghilangkan panas, dan membersihkan racun.

    Cara Perbanyak Daun Dewa
    Umumnya, daun dewa diperbanyak secara vegetatif dengan setek batang,anakan/tunas, dan umbi. Bagaimana caranya?
    1. Perbanyakan dengan setek batang. Untuk perbanyakan dengan setek batang, pilih tanaman yang tidak terlalu tua atau terlalu muda dengan tinggi 10-12 cm. Ambil pisau tajam atau gunting bersih untuk memotong batang itu. Potong pangkal setek dengan kemiringan 45 derajat, lalu buang sebagian daun. Celupkan pangkal setek pada zat perangsang tumbuh. Sementara itu, sediakan polibag yang telah diisi media berupa tanah dan kompos (2:1). Setek ditanam pada bagian tengah media. Siramlah setiap hari.
    2. Perbanyakan dengan anakan/tunas.Cukup pisahkan anakan/tunas dari induknya dengan pisau. Biarkan beberapa saat, selanjutnya tanam seperti penanaman setek batang tadi.
    3. Perbanyakan dengan umbi. Pilih umbi yang masih segar, tidak terserang jamur, dan punya prospek anakan/tunas cukup banyak. Selanjutnya, siapkan media pesemaian berupa campuran tanah dan pupuk kandang (2:1). Semaikan umbi hingga muncul tunas-tunas baru. Setelah bertunas, siap dipindahkan ke pot. Sediakan media tanam berupa campuran tanah subur, pasir, dan humus atau pupuk kandang (1:1:1). Sediakan pula pecahan bata merah atau pecahan genteng dan ijuk yang telah dicuci, serta insektisida (Furadan) dan pupuk pabrik NPK (15-20-20) sebanyak 15 gram per pot. Kemudian, siapkan pot (plastik, tanah liat, atau drum bekas). Biasanya dipakai pot plastik berwarna hitam. Setelah itu, campurkan ketiga media tanam (tanah, pasir, dan humus) dengan insektisida dan pupuk NPK. Aduk merata, lalu masukkan ke dalam pot. Tapi, sebelum dimasukkan ke dalam pot, dasar pot sudah diberi selapis pecahan bata merah dan ijuk. Langkah berikut, buatkan lubang kecil dalam media, lalu tanam bibit daun dewa dengan kedalaman 3-5 cm. Tutup dengan tanah tipis-tipis.

    Selesai bertanam, siram hingga cukup basah. Ulangi setiap pagi atau sore hingga tanaman daun dewa tumbuh subur. Agar peredaran udara dan air berjalan baik, tanah di dalam pot harus digemburkan. Lakukan penggemburan 3 kali selama umur tanaman daun dewa. Jangan lupa, berikan lagi pupuk NPK pada umur 3 minggu. Di umur 5-8 minggu, tanaman daun dewa dalam pot akan tampak tumbuh subur.

    Manfaat dan Khasiat Daun Dewa :
    Tanaman daun dewa memiliki kandungan beragam unsur kimia, diantaranya saponin, flavonoid, minyak atsiri, serta antikoagulan. tidak heran bila ia mempunyai segudang manfaat.
    1. Stroke, siapkan 30 gram umbi daun dewa, bersihkan bersih, lantas keringanginkan. tumbuk sampai halus. ambillah 1 sendok teh bubuk umbi daun dewa, lantas campur dengan 5 butir biji ginko. seduhlah didalam segelas air, imbuhkan sedikit madu. silahkan diminum. atau, ambillah 1 sendok makan bubuk umbi dewa, campur dengan 10 butir biji ginko kering yang sudah ditumbuk, lalu masukkan ke didalam kapsul. kapsul lalu siap diminum. kerjakan teratur sepanjang 1-2 bln.
    2. Stroke : 60 gr daun dewa segar direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Minum airnya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari. Setelah dilakukan selama 1 kiur (10 - 12 hari), pengobatan dihentikan selama 3 hari. Setelah itu ,pengobatan dapat dilanjutkan kembali.
    3. Rematik. Ambillah 30 gram daun tanaman daun dewa segar, bersihkan bersih lantas rebus. lumatkan serta peras dengan diberi sedikit air. minum saban hari. atau, siapkan 30 gram daun tanaman daun dewa segar, 10 gram jahe merah, serta 30 gram akar sawi langit. masukkan ke didalam 600 cc air, lantas rebus sampai air tersisa 300 cc. saring dengan kain bersih, minum.
    4. Kencing manis. ambillah 5 helai daun tanaman daun dewa segar, seduh dengan 110 cc air. minum sekali 1 hari sejumlah 100 cc.
    5. Perdarahan serta payudara membengkak. Siapkan 15 gram daun tanaman daun dewa, rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa separuh. minum sesudah dingin, 1 hari tiga kali 1/2 gelas.
    6. Jantung. Ambillah 10 gram umbi daun dewa segar, tumbuk halus, lantas imbuhkan air 1/2 gelas. saring ampas, lantas minum tiap-tiap sore.
    7. Luka bakar serta luka teriris. Tumbuk umbi daun dewa, makin sedikit gula merah sampai jadi adonan layaknya salep. oleskan ke bagian luka bakar atau luka teriris, lantas balut.
    8. Luka bakar: Ambil umbi daun dewa, cuci bersih, lalu digilas (di pipis) halus. Tambah sedikit gula merah sehingga menjadi adonan semacam salep. Ramuan kemudian dibalurkan ke bagian tubuh yang sakit, dan dibalut.
    9. Gigitan binatang buas. Ambillah umbi daun dewa secukupnya, tumbuk halus. tambahkan di bagian tubuh yang tergigit binatang buas, lantas balut.
    10. Menurunkan Darah Tinggi. Ambil 7 lembar daun dewa yang lebar dan siap panen. - Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas. - Minum 2 kali sehari sesudah makan. - Lebih baik lagi kalau daun dewa dijadikan lalapan.
    11. Obat Luka Memar. Ambil daun dan umbi daun dewa seberat 20 gram. - Daun jarak segar 10 lembar. - Haluskan ketiga bahan, setelah halus tapalkan pada daerah yang sakit.
    12. flek hitam pada wajah. Cara penggunaannya sangat sederhana yaitu dengan mengambil daunnya yang mempunyai getah lalu getahnya dioleskan pada flek hitam tersebut
    13. kencing manis, diabetes, dan penyakit dalam yaitu dengan cara meminum air rebusan daun tersebut yang sudah dikeringkan.
    14. penyakit kutil. cara penggunaan yaitu potong - potong daun dewa lalu tempel pada kutil anda,ikat dengan kain atau hansaplast. niscaya kutil anda akan hilang. atau 5 lembar daun dewa dihaluskan, dan dilumurkan pada tempat berkutil, kemudian dibalut. Dilepas keesokan harinya.
    15. kanker buatlah ramuan dari 30 gram daun dewa segar, 20 gram temu putih, 30 gram jombang yang direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan airnya diminum.
    16. Perdarahan dan payudara membengkak. Siapkan 15 gram daun tanaman daun dewa, rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa separuh. Minum setelah dingin, sehari tiga kali setengah gelas.
    17. Jantung. Ambil 10 gram umbi daun dewa segar, tumbuk halus, lalu tambahkan air setengah gelas. Saring ampas, lalu minum setiap sore.
    18. Digigit ular / digigit binatang lain: Umbi dilumatkan kemudian ditempelkan di tempat kelainan. umbi daun dewa secukupnya dicuci, lalu ditumbuk halus. Bubuhkan pada bagian yang tergigit, lalu dibalut.
    19. Tidak datang haid: 15-30 gram herba direbus atau ditumbuk, diambil airnya, campur dengan arak yang sudah dipanaskan, minum.
    20. Perdarahan pada wanita, pembengkakan payudara, batuk dan muntah darah : 1 (satu) batang lengkap (15 gram) direbus, minum.
    21. Kejang pada anak: 1 batang ditumbuk ambil airnya, dicampur arak, minumkan.
    22. Luka terpukul, masuk angin: 6-9 gram umbi segar ditambah arak kuning (wong ciu) secukupnya, kemudian, dipanaskan, minum.
    23. Bengkak memar : umbi daun dewa sebanyak 6 - 9 gr, setelah dicuci bersih, diiris tipis-tipis. Tambahkan arak kuning (wong ciu) secukupnya, lalu di tim. Minum selagi hangat.
    24. Perdarahan kandungan, batuk dan muntah darah, payudara bengkak : Ambil sebatang daun dewa sebanyak 15 gr, cuci bersih, lalu direbus dengan 3 gelas air bersih, sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin minum 3 kali sehari, pagi, siang dan sore, masing-masing sebanyak ½ gelas.
    25. Ganglion : makan daun dewa segar sebanyak 7 lembar setiap hari.
    26. Kejang panas pada anak : ambil sebatang tanaman daun dewa, cuci bersih, lalu ditumbuk. Peras, tambahkan sedikit arak, lalu diminumkan.
    27. Rematik : 15 - 30 gr daun dewa segar direbus, lalu ditumbuk. Tambahkan sedikit air, lalu diperas. Air perasan selanjutnya diminum.
    28. Demam berdarah : 30 gr daun dewa direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Minum airnya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.
    29. Jantung koroner (penyempitan pada pembuluh nadi koroner yang memasok darah ke jantung ) : 30 gr daun dewa segar direbus dengnan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Minum airnya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.
    30. Kelainan pada pembuluh darah jantung : Ambil 30 gr daun dewa segar ,rebus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Minum airnya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.
    31. Umbi daun dewa (thien chi) yang telah dikeringkan secukupnya dijadikan bubuk. Ambil 10 gr bubuk, seduh dengan air panas secukupnya, aduk dan minum selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari .
    32. Keseleo : 30 gr daun dewa segar, 25 gr temu hitam, dan 25 gr temu lawak direbus denga 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Minum airnya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.
    33. Tumor ( kanker ) : 30 gr daun dewa segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Minum airnya selagi hangat. Lakukan secara tertaur 2 kali sehari. Setelah dilakukan selama 1 kiur (10 - 12 hari), pengobatan dihentikan selama 3 hari. Setelah itu ,pengobatan dapat dilanjutkan kembali.

    DAUN DEWA ( Gynura procumbens ) atau tanaman ngokilo dapat digunakan sebagai obat kanker

    Hasil wawancara tim peneliti Fakultas Farmasi Gajah Mada (UGM) Yogjakarta terhadap masyarakat pemakai daun dewa sebagai obat anti kanker terungkap bahwa, seduhan daun tumbuhan itu dapat mengobati penyakit kanker kandungan, payudara, maupun kanker darah. Dr. Sugianto Apt, salah seorang peneliti Fakultas Farmasi UGM itu, mengungkapkan hal tsb. kepada Kompas di Yogjakarta beberapa waktu yl. "Dari penelitian yang kami lakukan di laboratorium Fakultas Farmasi UGM, juga membuktikan ekstrak etanol (alkohol) daun dewa mampu menghambat proses pertumbuhan tumor paru pada mencit " demikian ungkapnya.

    Diuraikannya, pengobatan kanker dengan seduhan daun dewa masih merupakan pengobatan alternatif yang belum diterima dunia kedokteran modern. Sehingga belum ada penelitian efektivitas seduhan daun dewa itu untuk memerangi tumbuhnya tumor. Secara ilmiah yang baru ditemukan adalah, ekstrak daun dewa mampu menghambat pertumbuhan kanker paru pada mencit sebesar 23 persen.

    "Dari wawancara yang kami lakukan ada yang mengaku terserang penyakit leukemia. Setelah putus asa karena gagal disembuhkan melalui kedokteran modern, justru sembuh setelah minum seduhan daun dewa. Namun tidak ada data akurat tingkat keberhasilan seduhan daun dewa sebagai obat antikanker",jelas Sugianto lagi. Menurut Sugianto, penelitian manfaat daun dewa sebagai obat antikanker dilakukan bersama dua peneliti Laboratorium Farmakologi dan Toksinologi Fakultas Farmasi UGM sejak tahun 1982. Sampai sekarang tim peneliti Fakultas Farmasi UGM belum mengeluarkan rekomendasi agar ekstrak atau seduhan daun dewa dapat digunakan sebagai obat antikanker.( Harian Kompas )

    Demikian sekilas tentang Manfaat Daun Dewa dan segala Khasiat Daun Dewa, semoga bermanfaat.

    Manfaat Buah, Biji, Kulit dan Daun Durian

    Manfaat Buah, Biji, Kulit dan Daun Durian
    Manfaat Buah, Biji, Kulit dan Daun Durian. Durian adalah nama tumbuhan tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri. Sebutan populernya adalah "raja dari segala buah" (King of Fruit). Durian adalah buah yang kontroversial, meskipun banyak orang yang menyukainya, namun sebagian yang lain malah muak dengan aromanya.

    Sesungguhnya, tumbuhan dengan nama durian bukanlah spesies tunggal tetapi sekelompok tumbuhan dari marga Durio. Namun demikian, yang dimaksud dengan durian (tanpa imbuhan apa-apa) biasanya adalah Durio zibethinus. Jenis-jenis durian lain yang dapat dimakan dan kadangkala ditemukan di pasar tempatan di Asia Tenggara di antaranya adalah lai (D. kutejensis), kerantungan (D. oxleyanus), durian kura-kura atau kekura (D. graveolens), serta lahung (D. dulcis). Untuk selanjutnya, uraian di bawah ini mengacu kepada D. zibethinus.

    Buah Durian (Durio Zibethinus Murr) Selain rasa yang lezat dan aroma yang harum, ternyata buah durian memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Tidak hanya pada daging buahnya, tetapi juga pada kulit dan daunnya. Namun perlu di ingat juga bahwa makan buah durian dapat meningkatkan tekanan darah. Selain itu kadar kolesterol dalam durian juga cukup tinggi.

    Tetapi durian merupakan makanan sehat yang baik untuk tubuh jika dimakan tanpa berlebihan. Di dalam daging buah durian mengandung banyak sekali zat gizi, di antaranya adalah karbohidrat, lemak, protein, serat, kalsium (Ca), fosfor (P), asam folat, magnesium (Mg), potasium/kalium (K), zat besi (Fe), zinc, mangaan (Mn), tembaga (Cu), karoten, vitamin C, thiamin, niacin, dan riboflavin. Durian juga mengandung gula yang cukup banyak serta sifatnya panas sehingga penderita diabetes dan ibu hamil sebaiknya tidak mengkonsumsi durian.

    Fosfor dan zat besi yang terdapat dalam durian ternyata 10 kali lebih banyak daripada buah pisang. Kandungan gizi tiap 100 gram buah durian adalah 67 gram air, 2,5 gram lemak, 28,3 gram karbohidrat, 1,4 gram serat, 2,5 gram protein, dan menghasilkan energi sebesar kurang lebih 520 kJ.

    Manfaat buah :
    1. Meningkatkan tekanan darah yang rendah karena mengandung zat besi dan sifatnya yang panas.
    2. Menghambat penuaan dini karena mengandung vitamin C sebagai antioksidan.
    3. Dapat mengatasi sembelit karena durian banyak mengandung serat.
    4. Dapat mengatasi anemia karena durian kaya akan asam folat dan zat besi.
    5. Mengobati penyakit ruam pada kulit (kurap) dan dapat mengatasi bengkak.
    6. Baik untuk kesehatan tulang dan persendian karena mengandung kalsium, potasium, dan berbagai vitamin B.
    7. Kandungan mangaan dapat menjaga kestabilan kadar gula dalam darah.
    8. Buahnya dapat sebagai obat penyakit kuning.
    9. Meningkatkan nafsu makan karena mengandung niasin dan thiamin.
    10. Riboflavin (vitamin B2) dapat membantu mengatasi migrain.
    11. Memelihara kesehatan tiroid karena kandungan tembaganya.
    12. Dapat mengurangi stres dan depresi karena kandungan piridoksin (B6).
    13. Baik untuk kesehatan gigi karena mengandung fosfor (P).
    14. Diyakini sebagai afrodisiak.
    Manfaat Biji :

    Biji durian bisa dimakan sebagai camilan setelah direbus atau dibakar, atau dicampurkan dalam kolak durian. Biji durian yang mentah beracun dan tak dapat dimakan karena mengandung asam lemak siklopropena . Biji durian mengandung sekitar 27% amilosa.

    Manfaat Akar :

    Beberapa bagian tumbuhan durian terkadang dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional. akarnya dimanfaatkan sebagai obat demam.

    Manfaat Daun :

    Kuncup daun (pucuk), mahkota bunga, dan buah yang muda dapat dimasak sebagai sayuran.
    Daunnya, dicampur dengan jeringau,digunakan untuk menyembuhkan cantengan atau infeksi pada kuku.

    Manfaat Kulit :

    Obat sakit perut
    Siapkan kulit durian dan bersihkan. Selanjutnya kulit durian tersebut kita lumatkan, bisa dengan cara ditumbuk atau juga diblender, yang penting kulit durian tersebut menjadi lumat. Setelah itu lumatan kulit durian tersebut, kita tempelkan keperut kita yang sakit dan biarkan sampai sakitnya berkurang atau sampai lumatan kulit durian tersebut menjadi kering.
    Selain itu kulit durian tersebut yang sudah kita lumatkan juga bisa digunakan untuk mengobati sembelit atau susah buang air besar, cara mengunakannya juga sama seperti cara mengobati sakit perut alami diatas.

    Obat Bisul :
    Siapkan kulit durian secukupnya dan cuci bersih. Bakar kulit durian tersebut sampai menjadi arang dan berwarna hitam (ingat jadi arang bukan jadi abu). Setelah itu arang kulit durian tersebut kita tumbuk sampai halus seperti bubuk kopi. Setelah menjadi bubuk kopi kulit durian kita taburkan kebisul kita, dan lakukan dua kali sehari.

    Menjadikan batu baterai :
    Untuk membuat baterai :
    • Kupas dahulu kulit durian, pilih yang bagian putihnya
    • Tumbuk hingga halus
    • Setelah halus, ambil baterai. Nah disini syaratnya menggunakan baterai bekas dan kedua elemen baterai yang lain yaitu karbon dan seng dalam kondisi baik tidak berkarat.
    • Buang arang dalam baterai
    • Masukan kulit durian yang ditumbuk tadi
    • Tutup kembali baterai tersebut
    • sekarang Cek dengan AVO meter, maka akan menunjukan seperti baterai pada umumnya.
    • Baterai cap kulit durian ini mampu bertahan selama 5 jam. Lumayan kan… sudah enak makan durian….bisa buat baterai lagi……

    Menghilangkan bau durian di tangan :
    Caranya cukup mudah. Kulit durian bagian dalam (tempat durian/isinya yang kita makan) bentukny kan cekung ? Nah kasih air putih disitu kemudian cuci tangan kita dengan air tersebut. Mencucinya seperti mengadung-aduk airnya ( agar zat-zat dalam kulit durian bercampur dengan air yang kemudian akan menetralkan baunya).

    Pupuk organik :
    Alen Salvo Pratomo, siswa SMA N 1 Sawahlunto berhasil membuat pupuk organik dari limbah kulit durian sekaligus menjuarai lomba karya ilmiah yang diadakan Badan Lingkungan Hidup Kota dalam rangka hari lingkungan hidup 5 Juni 2011.
    Alen mengatakan, pemilihan kulit durian sebagai karya ilmiahnya dikarenakan kulit durian kaya akan serat akan mampu menjadi resapan air, sehingga dapat menahan air untuk jangka waktu yang lama.
    Menurut Alen, dari hasil uji coba, tumbuhan yang di beri pupuk organik dari limbah kulit durian mampu bertahan, meski beberapa minggu tidak disirami air.
    Caranya : Kulit durian tersebut di rebus dulu, setelah direbus lalu dijemur, selanjutnya ditumbuk dan dicampur dengan tanah, dan siap untuk dijadikan sebagai pupuk organik yang membuat tanaman menjadi subur dan tahan tanpa disiram dengan air.

    Kertas Kulit Durian :
    Bagi yang ingin mencoba, berikut ini tahap-tahap proses pengolahannya:
    • Cuci kulit durian dengan air bersih, lalu rendam selama 30 menit dalam 20 liter air yang telah diberi 1 gram kalium permanganat;
    • Iris kulit durian tersebut kecil-kecil;
    • Cabik-cabik kertas koran hingga ukuran kecil, lalu rendam dalam air selama 24 jam;
    • Dalam proses selanjutnya, dipergunakan 1,75 kg kulit durian dan 0,25 kg kertas koran sehingga rasio berat kulit durian dan kertas koran 7:1;
    • Rebus kulit durian dalam 4 liter selama satu jam lalu dibiarkan mendingin;
    • Masukkan kulit durian rebus dan rendaman kertas koran dalam tangki berisi 40 liter air mendidih, lalu aduk rata.
    • Tuangkan bubur kertas pada tapisan nylon no.16 yang berbingkai kayu, sebar seratnya dan diratakan secara konsisten di seluruh permukaan tapisan [ketebalan dan kerapian permukaan kertas akan bergantung pada keterampilan orang yang melakukan penataan];
    • Jemur tapisan yang telah diolesi bubur kertas itu di bawah sinar matahari selama 5 jam;
    • Angkat/lepas kertas yang sudah kering dari tapisan;
    • Sebelum digunakan, kertas yang diperoleh disimpan di tempat yang kering; 
    Bersihkan Tumpahan Minyak di Pantai :
    Dr S. Kathiresan dari AIMST University mengatakan, Sifat menyerap pada kulit durian bisa digunakan untuk membersihkan tumpahan minyak di daerah pantai yang mengakibatkan dampak negatif, bukan saja terhadap seluruh makhluk laut, tapi juga terhadap aktivitas ekonomi manusia. Kulit durian yang notabene merupakan sampah pertanian memiliki potensi komersil besar dikarenakan efisiensinya dalam menyerap minyak, efektif secara finansial ditambah sifat biodegradasinya.

    Pengetahuan ini didapatnya melalui eksperimen sederhana dengan menggunakan kulit durian yang dicuci selama beberapa kali dengan air keran untuk membersihkan kotoran maupun daging buah yang tersisa. Setelah itu, kulit durian digiling menjadi bubuk dan dimodifikasi menggunakan beberapa bahan kimia.Saat ini, serat sintetik, khususnya polypropylene dan polyurethane, adalah bahan yang digunakan untuk membersihkan tumpahan minyak. Sayangnya, bahan ini terbilang cukup mahal dengan harga USD100 per kilogram.

    Pengusir Nyamuk :
    Cara 1 :
    Diawali dengan mencincang kulit buah durian sehingga menjadi potongan-potongan kecil. Potongan kulit ditimbang 100 gram ditambah daging durian 50 gram, lalu dihaluskan dengan blender. Untuk pelarutnya digunakan alcohol 70% sebanyak 25 mililiter, dan air 100 mililiter.
    Larutan yang diperoleh itu kemudian diperas menggunakan kain ayakan. Proses berikutnya, bekas obat nyamuk elektrik dicelupkan ke dalam larutan itu selama lebih kurang 5 menit, lalu diangkat dan dijemur selama 1 sampai 3 jam, atau hingga tampak kering. Dengan demikian, obat nyamuk ini sudah bisa digunakan.
    Cara 2 :
    Kumpulkan kulit durian, lalu jemurlah sampai kering. Bila sudah kering, bakarlah seperti membakar obat nyamuk, nyamuk dan lalat akan segera pergi. Namun cara ini hanya cocok untuk luar ruangan.

    Manfaat Biji Pepaya untuk Ginjal dan Pencernaan

    Manfaat Biji Pepaya untuk Ginjal dan Pencernaan
    Manfaat Biji Pepaya untuk Ginjal dan Pencernaan. Pepaya (Carica papaya L.), atau betik adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan, dan kini menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah tropis untuk diambil buahnya. C. papaya adalah satu-satunya jenis dalam genus Carica. Nama pepaya dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Belanda, "papaja", yang pada gilirannya juga mengambil dari nama bahasa Arawak, "papaya". Dalam bahasa Jawa pepaya disebut "katès" dan dalam bahasa Sunda "gedang".

    Buah pepaya mengandung enzim papain dan serat yang dapat membantu mengatasi masalah lambung dan gangguan pencernaan seperti susah buang air besar dan efektif untuk mencegah wasir. Penelitian juga membuktikan bahwa kandungan papain dalam buah pepaya dapat membunuh parasit yang mengganggu aktivitas pencernaan dalam usus. Selain daging buah pepaya, ternyata bijinya pun berkhasiat bagi kesehatan.

    Berdasarkan uji klinis, biji pepaya bisa diolah dan diambil minyaknya. Selain sumber minyak, biji pepaya juga selama ini dikenal secara tradisional sebagai obat cacing, obat masuk angin, diare, penyakit kulit, gangguan pencernaan bahkan sebagai kontrasepsi pria.

    Kandungan biji pepaya ini, berdasarkan penelitian, memang memiliki efek farmakologis bagi tubuh manusia. Oleh sebab itu, membuang biji pepaya tentu sama dengan membuang obat yang boleh jadi sangat dibutuhkan oleh keluarga Anda.

    Senyawa penyusun biji pepaya
    Jika diurai, maka kandungan biji pepaya antara lain alkaloid, steroid, tanin, dan juga minyak atsiri. Secara mendetil, kandungan biji tersebut berupa beberapa asal lemak tak jenuh dalam jumlah tinggi. Asam tersebut adalah oleat dan asam palmiat. Selain itu, biji pepaya juga diketahui mengandung senyaw akimia golongan fenol, terpenoid juga saponin. Senyawa ini bersifat sitoksik, anti-androgen dan berefek estrogenik. Selanjutnya, biji pepaya juga mengandung karbohidrat dalam jumlah kecil, air, abu, protein, dan juga lemak. Sementara itu, terkait manfaatnya sebagai penghitam rambut, terkait erat dengan kandungan senyawa Glucoside carcirindan di dalam biji pepaya itu sendiri.

    Jangan dikonsumsi wanita hamil
    Para ahli melarang wanita hamil untuk menghindari konsumsi biji pepaya meski dalam bentuk sktrak atau jus sekalipun. Hal ini terkait dengan kandungan biji pepaya berupa enzim proteolitik seperti papain, chymopapain A, chymopapain B, dan peptidase pepaya dalam biji.

    Bagi ibu yang sedang hamil muda, konsumsi biji pepaya akan menyebabkan keguguran dan selanjutnya berpotensi mempersulit kehamilan berikutnya sebab senyawa proteolitik ini diketahui bisa memicu kekeringan pada rahim. Jadi waspadalah!

    Manfaat biji pepaya
    Biji pepaya, di luar dugaan, juga bermanfaat, karena itu jangan membuangnya. Biji hitam dengan selaput bening ini memiliki nutrisi penting dengan khasiat sebagai berikut:

    Antibakteri, yang efektif melawan bakteri E. coli, Salmonella, dan infeksi Staphylococcus.

    Menjaga kesehatan ginjal.
    Ekstrak biji pepaya mampu melindungi ginjal dari racun yang memicu problem gagal ginjal.

    Membunuh parasit dalam pencernaan.
    Sudah ditemukan bukti bahwa biji pepaya mampu memberantas parasit dalam pencernaaN. Dalam sebuah studi terhadap anak-anak Nigeria yang mengidap parasit dalam pencernaan, 76,6 persennya dinyatakan bebas parasit setelah tujuh hari mengonsumsi biji pepaya.

    Membersihkan hati dari racun-racun.
    Dalam pengobatan China, satu sendok teh biji pepaya dapat membantu mendetoksifikasi hati (liver). Oleh karena itu biji pepaya sering direkomendasikan dokter-dokter naturopati untuk perawatan cirrhosis liver (pengerasan hati).

    Untuk menikmati biji pepaya, makan langsung bijinya atau dikeringkan lalu dihaluskan. Atau, campur 1/4 cangkir biji pepaya dengan satu sendok makan.
     
    Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
    Copyright © 2011. ANEKA RESEP MINUMAN - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Published by Mas Template
    Proudly powered by Blogger